Tambakboyo,5/9/2013
Kembali gendrang peperangan di tabuh antara PT. Sentinel Cakra Buana (SCB) dengan warga Ring I PT.Holcim Indonesia Tbk Tuban Plant, gejolak api panas ini bermula saat semua anggota securty PT. Holcim Indonesia Tbk Tuban berahir kontrak kerjanya dengan PT. SCB pada anggal 31 agustus 2013, ini berbuntut panjang sekitar 150 ex anggota security PT.Holcim Indonesia Tbk Tuban Plant di bawah naungan PT.SCB. kini menjadi pengganguran beserta, ketua Karang Taruna,Kepala Desa. Dan TIM 6 Ring I  kamis 5/8/2013 sekitar pukul 14 : 00 WIB kembali mendatangi kantor Holcim, untuk mengadukan kejelasan nasip mereka,  ini buntut dari mediasi pertama yang dilakukan pada senin 2/9/2013 yang tidak membuahkan hasil.

Dari kronologi kejadian yang berhasil kami himpun menurut para anggota ex securty mengatakan bahwa pemutusan hubungan kerja ini sangatlah tidak manusiawi, " kami merasa di injak injak harga diri kami karena kami sebagi warga Ring I tidak dianggap manusiawi, kami sadar kalau kontrak kerja kami sudah habis tapi cara pemutusan dari pihak SCB yang tidak mengunakan etika baik dengan kami itu yang tidak kami terima" menurut Moch. Roin salah satu ex security.

Menurut pengakuan dari beberapaa anggota ex security mengatakan bahwa mereka semua diluciti atribut securitynya ditempat tugas, termasuk Helm,ID card dan lain-lain. " ini yang membuat kami geram mas kami di perlakukan seperti binatang padahal kami mengais rizki di tanah kelahiran kami" sela anggota ex securty lainya.

Dan dari hasil mediasi hari ini kamis 5/9/2013 ini menindak lanjuti tuntutan senin kemarin yang diantaranya tuntutanya adalah " Bahwa ex security dan warga Ring I PT.Holcim Indonesia Tbk Tuban Plant ( Desa Merkawang,Sawir,Karang Asem, Glondonggede, Mliwang,Kedungrejo) menolak keberadaan PT.SCB berada di wilayah PT.Holcim Indonesia Tbk Tuban Plant"


 Mediasi ini sama juga dengan mediasi pertama yang sangat alot dari pihak Holcim diwakili oleh ComRel Yudi serta Steven dari depatemen scurty PT.Holcim Indonesia Tbk Tuban Plant. sedangkan dari PT,SCB dihadiri langsung oleh Presiden Dirikturnya Nyoman. dari pihak Holcim pun tidak bisa berbuat banyak karena sudah terikat kontrak kerja dengan PT. SCB dan  meinta tenggang waktu satu minggu untuk menyelesiakan masalah ini.

Dari pihak Kepala Desa yang diwakili Kastur Kepala Desa Glondonggede menyatakan" Apabila Holcim tidak mampu mengeluarkan PT.SCB dari tuban, maka jangan harap Holcim bisa beroprasi dengan lancar."

Sedangkan dari karang taruna yang di wakili oleh Ari Megantara  mengatakan " Apakah dalam waktu satu minggu ini  pihak holcim bisa mengeluarkan PT.SCB dari wilayah kerja PT.Holcim Indonesia Tbk Tuban Plant." mendengar perntanyaan seperti ini pihak Holcim pun tidak bisa menentukan jawaban saat itu juga dan meminta untuk memberikan jawaban satu minggu kemudian.

Suasana semakin memanas karena masing masing ngotot dengan argumentasinya.dan setelah dirasa tuntutanya tidak di penuhi maka semua yang hadir dalam ruangan tersebut memutuskan untuk melaksanakan aksi demonstrasi besar besaran pada minggu minggu  ini.

Sedangakan diluar ruangan sepat terjadi kesalahpahaman antara sesama ex securty sehingga semakin memanaskan suasana, namun setelah di tengarahi oleh para Karang Taruna Ring I ahirnya mereka bisa memahami dan membubarkan diri dengan tertip.

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

New Post

Cara Mengunduh File di 4Shared Lewat HP

Shobat Mega - Setelah beberapa file MP3 yang saya unggah lewat media upload 4Shared ,ternyata banyak yang bertanya dan masih bnggung bagaim...

Recent Posts