Kabupaten Tuban
Megantara FM - Hari ini Jum'at, 10 November 2017, merupakan batas akhir gelombang pertama pendaftaran calon perangkat desa di Kabupaten Tuban tahun 2017.

Terhitung dari beberapa sumber yang berhasil terhimpun sebanyak 311 Desa di Kabupaten Tuban akan mengikuti proses tes pengankatan perangkat desa, dan sebanyak 418 lowongan tersebar disejumlah desa tersebut.

Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban sendiri mempunyai lowongan perangkat desa sebanyak 21 lowongan sesuai dengan kebutuhan masing - masing desa, dan sekretaris desa lah yang paling banyak diantara lowongan yang ada.

Tidak kita pungkiri, menjadi perangkat desa sebagian orang beranggapan bisa meningkatkan taraf kehidupan sosial, baik berupa materi, wibawa, pengaruh dan lain sebagainya, tak heran bila banyak yang menggunakan berbagia macam cara untuk meraih impianya menjadi orang yang berpengaruh dan disegani di wilayahnya, namun tak jarang pula yang enggan ikut dalam kontes tersebut, dengan dalih enggan untuk dihujat, dicaci maki oleh warganya, dan lebih memilih untuk menjadi warga biasa kareana tidak direpotkan dengan urusan "Sendiko Dawoh" dari atasan.

Menjadi perangkat desa memang sebuah profesi yang menggiurkan, apalagi baru - baru ini tersirat kabar bahwa gaji perangkat desa akan di setarakan dengan PNS golongan IIa dan masih dapat menggarap bengkok Tanah Kas Desa (TKD) pula, sungguh suatu anggan  - angan yang cukup membuat ngiler para calon perangkat desa, ditengah sulitnya mencari pekerjaan dan solusi yang paling efektif adalah ikut berlomba - lomba dalam test pengisian perangkat desa.

Dengan iming - iming fasilitas dan pendapatan serta tetek mbengek lainya serta untuk memenuhi hasrat agar keinginanya tercapai, tidak dipungkiri lagi kalua dimusim seperti ini, Tukang Tanduk, Tukang Klinik, Dukun Bancik, sangat laku pesat hingga para Kyai pun juga kebagian  tugas memberikan safaat dan barokah do,anya pada mereka yang berniat maju dalam tes perangkat desa tahun ini.

Jangan kaget nanti pada tanggal 5 Desember 2017 saat ujian tes serentak diselenggarakan, tempat yang akan digunakan tes akan berubah jadi horor dan berbau mistis, mulai dari aroma  minyak misik,
kembang setaman, bahkan tanah kuburan dan beras kuning pun nanti akan terlihat berceceran disetiap sudut tempat pelaksanaan itu, dan nanti juga kita akan melihat pemandangan, dimana peserta datang jauh lebih awal dari jadwal pelaksanaan, atau nanti kita juga akan melihat pererta yang masuk ke lokasi tes dari jalan yang tidak ditentukan oleh panitia.

Ini sangat beralasan karena opsesi untuk menjadi salah satu figur di desa menjadi perioritasnya entah apa tujuan utamanya bila ia berhasil itu urusan belakangan, yang penting dan paling utama adalah bagaimana lolos tes dan bagaimana bisa menjegal rivalnya.

Bukan cuma aroma mistis saja yang kental dalam proses seperti ini, namun Nadzar atau "Nyebut" pun terkadang juga dilakoni oleh para peserta untuk mencapai hasratnya, entah itu nazar yang positif atau mungkin nadzar yang tidak dianjurkan oleh Agama yang kita anut.

Banyak pilihan memang untuk meraih kesuksesan seperti yang kita harapkan, namun niat awal lah yang akan menjadikan semuanya bisa berjalan dengan sesuai yang diharapkan, dan semoga saja nantinya dari sekian banyak yang ikut berlomba dalam kontes ini bisa memenuhi Nadzar positifnya, untuk mengabdi kepada masyarakat serta amanah.[AM]








0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

New Post

Cara Mengunduh File di 4Shared Lewat HP

Shobat Mega - Setelah beberapa file MP3 yang saya unggah lewat media upload 4Shared ,ternyata banyak yang bertanya dan masih bnggung bagaim...

Recent Posts